Pusat Grosir Harus Memihak Masyarakat

Posted by in Publication News | July 19, 2013

TENGGARONG.

Wacana pembangunan pusat grosir dan pergudangan di desa Jongkang, Kecamatan Tenggarong Seberang diam-diam juga menarik perhatian legislatif. Anggota dewan berharap keberadaan pusat grosir itu nantinya bisa lebih memperthatikan keberadaan masyarakat.

Hal itu diutarakan Anggota Komisi II DPRD Kukar Suryadi. Menurutnya, dalam proyek pembangunan pusat grosir dan pergudangan tersebut, baik Pemkab Kukar maupun pihak swasta juga harus memperhatikan kepentingan masyarakat setempat. Hal ini dianggap penting lantaran tujuan pengembangan kawasan kota di Kukar juga bisa dirasakan dampak positifnya oleh masyarakat. Sehingga keberadaan pusat grosir dan dermaga tersebut tidak justru membuat masyarakat merasa tidak nyaman.

Kawasan Pusat Grosir Niaga Benua & Dermaga Peti Kemas (2)Karena itu, Suryadi mengingatkan agar pihak konseptor maupun pemerintah bisa membuat perencanaan secara matang dengan pola pegembangan yang juga memihak kepada masyarakat. “Untuk pengembangan kawasan perkotaan dengan membuat pusat grosir dan dermaga tersebut sebenarnya baik. Tapi harus jelas dulu bagaimana pola pengembangannya serta apa saja target yang menjadi sasarannya. Jangan sampai dalam proses pengembangannya justru nanti bermasalah,” ujar Suryadi.

Selain itu, sejumlah persiapan yang berkaitan dengan persyaratan pembangunan proyek berskala besar kata Suryadi juga perlu diperhatikan. Misalnya saja, terkait izin analisa dampak lingkungan (Amdal) serta persyaratan lainnya. Hal itu menurutnya penting lantaran, kelayakan adanya pusat grosir dan dermaga tersebut harus dikaji sebelum beroperasi. Sehingga, segala kemungkinan yang bisa terjadi ketika proyek tersebut rampung, bisa diantisipasi jauh-jauh hari.

“Saya belum tahu apakah perencanaan proyek ini sudah pernah dipresentasikan ke DPRD atau belum. Karena saya juga masih baru di Komisi II. Tapi saya pikir, dua proyek ini sangat berkaitan dengan masalah pengembangan infrastruktur. Sementara masalah penganggarannya, pasti nanti akan berkenaan dengan Komisi II. Karena itu, saya pikir proyek ini perlu dipresentasikan di DPRD dulu. Agar kami juga bisa memberikan masukan,” ujar politisi PKS itu.

Seperti yang diwartakan sebelumnya, rencana pembangunan pusat grosir dan dermaga di Desa Jongkang, Kecamatan Tenggarong Seberang, yang diwacanakan oleh PT. Bangun Benua Pratama (BBP) telah dipresentasikan di hadapan Pemkab Kukar. Bahkan saat ini, PT. BBP juga mengaku siap untuk menjadi konseptor pembangunan pusat industri dan pergudangan yang telah masuk rencana pembangunan Pemkab Kukar di daerah Tenggarong Seberang.

Kawasan Pusat Grosir Niaga Benua & Dermaga Peti Kemas (4)Pernyataan tersebut diutarakan direktur PT. Bangun Benua Pratama Ery Affandi Rabu (17/7) lalu. Menurutnya tawaran tersebut muncul lantaran melihat rencana pembangunan pusat grosir dan dermaga tersebut juga merupakan bagian dari kawasan pusat industri dan pergudangan di Tenggarong Seberang. Sehingga menurutnya, keduanya bisa berkembang saling beriringan dengan konsep terpadu.

Terkait nilai bangunan untuk pembuatan pusat grosir dan dermaga yang akan dibuat tersebut, Ery mengatakan nilainya sudah mencapai Rp 225 miliar. Sedangkan persiapan yang telah ia lakukan yakni terhitung sejak tahun 2008 lalu.

Sementara itu, Pengamat ekonomi dari Universitas Mulawarman (Unmul) Warsilan mengatakan, proyek ini merupakan terobosan dari Pemkab Kukar. Dengan kondisi Kukar yang belum terlalu padat, pengelolaan dan juga perencanaan jangka panjang akan lebih mudah daripada daerah lainnya. Ia mencontohkan jika kawasan Tenggarong nantinya akan dijadikan pusat pemerintahan, maka Tenggarong Seberang bisa berpotensi sebagai pusat industri. Sehingga, tata ruang kota juga akan menjadi jelas.

“Daerah Tenggarong Seberang ini memang sangat potensial untuk dijadikan daerah pengembangan kota. Nanti biar saja daerah Tenggarong yang menjadi pusat pemerintahannya. Sedangkan Tenggarong Seberang menjadi daerah industri. Untuk orang-orang lokal yang memiliki gagasan baik untuk Kukar mestinya juga patut diapresiasi,” tambahnya lagi.

 

Reference link:
Pusat Grosir Harus Memihak Masyarakat